Kamis, 30 April 2015

Mencintai atau Di Cintai part 2


Title : Mencintai atau Dicintai? (part 2)
Author : Kiray Nayla
Genre : Romantic
Rating : 15+
Length : Chapter
Main Cast : Kang Hana ( OC ), Kim Heechul dan Cho Kyuhyun
Support Cast : Lee Hyukjae, Lee Donghae, Kim Mira, Song Hyesun, Park Jungsoo . Yang lain menyusul sesuai alur selanjutnya

Sampai di Part 2, semoga typo menghilang ya dari FF pertamaku ini. Sebelumnya FF ini sudah di post di http://readfanfiction.wordpress.com/ cuma ada sedikit penambahan di sini. Cerita ini murni dari hasil pemikiran aku sendiri, tanpa campuran otak orang lain (?) xixixixi :D

Thanks a lot buat admin yang udah post FF ini ^^



Mari ke TKP

Heechul Pov
“I don’t want Nobody-bodyI don’t want Nobody-body
Naneun jeongmal niga animyeon
Niga animyeon sirtan mallya”

Indah sekali mendengar suara sohee pagi-pagi begini, membuatku semangat sepertinya. Namun suara indahnya di ikuti oleh getaran yang semakin keras, aah ternyata ponsel ku yg berbunyi . Langsung saja aku menyentuh layar ponsel tanda aku akan menjawab panggilan tersebut walau mataku belum terbuka sempurna.
” hyaaa kim heechul, kemana kan buku yang aku minta kau belikan kemarin?”
ish…sepagi ini teriak di telepon dan memanggilku kim heechul siapa sih? lalu aku melihat nama yang tertera di layar, aah bocah ini ternyata.Karena kejadian semalam aku malah tidak jadi memberikan buku yang dia minta dan buku itu sekarang ada di atas meja di kamarku.
“eoh..bukunya ada di atas meja ku”
"di atas meja mu?? kau tahu, itu buku akan aku pakai untuk persentasi hari ini. pokoknya 30 menit dari sekarang kau harus sudah mengantarkannya, tidak ada alasan!!”



” Yak kang hana, apa kau tahu ini jam berapa? kenapa kau berteriak seperti itu, memaksa dan berkata tidak sopan pada ku juga? aku ini lebih tua dari mu, apa kau lupa?”
” ne..mianhae oppa. Jebal antarkan bukunya sekarang, jam 8 aku sudah harus ada di kampus”
” shireo..”
” mwo?? oppa jebal hiks hiks..”
” aku tahu, tangisan mu itu palsu, jadi jangan pura2 menangis pada ku. Ya baiklah, aku akan ke tempatmu sekalian aku berangkat ke kantor, tunggu sebentar gadis galak”
“oppa! !"
“eit…kalau kau marah lagi, tak akan aku antarkan buku mu”
”Ish… siapa yg marah, sudah cepat mandi sana, hati2 di jalan yaa oppa ku yang jelek”bip..

aish…dia bilang aku jelek? apa matanya tidak salah, bukan kah aku begitu tampan? pasti kalian setuju kan? hehhhe. Ya Seperti itu lah kang hana terhadap ku, mungkin karna aku terlalu menyayangimya, dia menjadi manja padaku. Walau dia kadang manja, namun sebenarnya hana adalah gadis yg sangat kuat, lihat saja pagi ini sudah mengomeliku, padahal tadi malam terjadi kejadian yang tidak mengenakkan, sampai dia menangis sesegukan. Memang hana tak pernah menganggap berat setiap masalah yang ia hadapi, menjalani hari-hari dengan ceria, santai dan cuek itu lah dia. Dan itu pula yang membuatku semakin menyayanginya, ani mencintainya lebih tepat. Karna dari awal aku memang diam2 menyukainya namun lebih baik rasa sayang ini aku pendam, aku tidak mampu membayangkan bila dia menolakku, atau menerimaku namun kemudian kami berpisah dan aku tidak bisa melihat senyumannya lagi, tidak tidak..membayangkannya saja aku tidak mau. Jadi aku memilih seperti sekarang ini, menjadi orang yang selalu ada untuknya, memberikan semua yang bisa aku serahkan, membantunya dan tentu menjaganya.

Hana PoV

Aahh..sudah jam 7.20, kemana sih pria yang mengakui tampan juga cantik itu? Apa dia amnesia, hingga lupa jalan ke flat ku? Atau dia melakukan ritual mandi kembang pagi ini? Ini sudah hampri 1 jam dari aku meneleponnya tadi, aku sudah keluar dari flat ku dan turun menunggunya di bawah agar bisa langsung berangkat ke kampus.Lima menit kemudian sebuah mobil hitam berenti tepat di depanku, bukannya turun sang pengemudi hanya membuka kaca mobilnya
” Apa kau sedang menggu seseorang nona?”
Memangnya dia pikir aku menunggu makhluk apa lagi selain dia? Gumam ku dalam hati
” Ani,,aku menunggu pria setengah hantu yang akan memberikan buku padaku”
” Mwo?? Kau sebut aku apa? Pria setengah hantu?”
” Kalau kau bukan pria setengah hantu kenapa harus marah? Hahahah..itu tandanya kau mengakuinya”
” Aish…sudah cukup, aku sedang malas berdebat denganmu, cepat naik sekalian aku antar kau ke kampus”
” Jinjja? Sepertinya hantu baik yang merasukimu pagi ini hehehe..:D”
” Aahh..aku kan memang selalu baik”
ku menuju mobilnya dan duduk di sampingnya, dia pun melajukan mobilnya menuju kampusku.
Pagi ini sepertinya dia terlihat lebih tampan dengan kemeja biru tua, kaca mata hitam dan rambut yang sedikit di beri gel yang membuat terlihat lebih cool.
” Kau mau kemana hari ini oppa?”
” Ya ke kantor lah, kau pikir kemana? atau kau mau aku ke kampusmu dan menemani mu seharian?” dia malah meledek ku sekarang
"Ani..hanya sepertinya kau terlihat lebih rapi pagi ini, apa ada yang special hari ini? “
"Aahh..bilang saja kalau aku terlihat tampan pagi ini? Kau tidak perlu menutupinya, semua orang juga mengakui ketampanan ku”Aish..sepertinya aku salah bicara, dia malah bernarsis-ria kan jadinya
"Sudah level berapa tingkat ke-PDan mu sekarang? Sepertinya semakin meningkat saja”
"Hahahaha..kau ini” jawab nya sambil mengelus puncak kepala ku. Aku sangat suka bila ada seseorang yang mengelus puncak kepala ku, karna menurutku itu adalah tanda dia menyayangiku ^^.” Hehehehe

Di perjalanan menuju kampus tiba-tiba dia membelokan kan mobilnya ke sebuah mini market pinggir jalan, lalu memarkirkannya.
"Kau tunggu di sini sebentar ya”
” Eoh..jangan terlalu lama ne oppa”
“Ne, sebentar”

Mungkin dia mau membeli sesuatu di sini, aku pun menunggu sambil memainkan ponsel ku, saat melihat daftar panggilan masuk aku melihan nama kyuhyun menghubungiku semalam, bukan kyuhyun sih, pelayan bar itu yang meneleponku. Aku jadi ingat senyumannya semalam, saat dia menggenggam tanganku dan saat dia menciumku,tidak perduli dia sadar atau tidak.Ish..kenapa jadi ingat itu pagi-pagi begini x_x.

Aku rasa heechul oppa datang dan membuka pintu mobil dengan membawa plastik belanjaannya.
” Kau beli apa oppa? “
Dia terlihat membuka plastik belanjaannya dan mencari sesuatu
"Ini susu dan roti, kau pilih saja mau roti rasa apa? ada coklat, strawbery,kacang, sosis dan keju” sambil memberikan sekaleng susu segar dan menunjukan 5 macam jenis rasa roti untukku
"Kenapa kau beli roti sebanyak ini?”
"Aku tidak tahu roti rasa apa yang mau kau makan, jadi aku beli saja semua, aku tahu kau pasti belum sarapan kan?” sambil meminum susu kalengan, sepertinya dia juga tidak sempat sarapan sebelum berangkat.
Dia memang tahu kebiasaan jelek ku yang satu ini, aku paling malas untuk mengganjal perut di pagi hari.
“Iya..memang aku belum sarapan,tapi tidak perlu beli roti sebanyak ini oppa”
” Sudahlah, kau mau rasa apa? Aku pikir, rasa coklat enak” sambil memberikan roti rasa coklat padaku” Tidak perlu aku membukakannya untuk mu kan?”
” Tidak usah, sini aku buka sendiri”
“Ini susunya di minum juga, aku tidak mau melihat pipi chuby mu menghilang karna kau kurang makan. Heheheh”
” Aish…baiklah aku makan ini”
“Oke”
” Sisa rotinya akan kau apakan?”
“Aku berikan teman di kantor pun, mereka tidak akan menolak “
“Eoh..iya juga sih”
Dia menjalankan mobilnya dan aku memakan roti yg dia belikan tadi, 20 menit kami sampai di kampus, kurang 5 menit lagi pkl 8, aku harus segera ke kelas sebelum Yoo seonsangnim hadir.
” Gumawo sudah mengantar ku oppa”
“Ne, ini bukunya jangan sampai ketinggalan” sambil memberikan buku yang dia belikan kemarin, aku memasukannya ke dalam tas lalu keluar dan menutup pintu mobil, heechul oppa membuka kaca mobilnya dan memanggilku
“Hana-ya,, hati-hati ne, kalau ada apa2 segera hubungi aku”
“Ne”
“Jangan telat makan,ingat lambungmu yang lemah itu, jangan berbuat yang aneh2..”
“Ne,ne,ne…maaf aku sudah telat oppa, anyeong” kalau di teruskan, wejangan2 yang akan dia katakan pasti akan sangat panjang. Dia itu tidak kalah bawel dari eomma ku. Aku tersenyum padanya dan membungkukkan sedikit badanku lalu meninggalkannya di halaman kampus.
"Hana-ya, tunggu aku"
Aku menoleh ke arah suara yang memanggilku
"Eoh,, Mira"
"Kau di antar siapa? Heechul oppa ya?"
"Ne"
"Sepertinya dia makin tampan saja ya, padahal aku hanya melihatnya dari kaca mobil tapi ketampanannya tetap terpancar"
"Ish..kau berlebihan sekali Mira"
"Yak...itu memang fakta, apa kau tidak tertarik pada namja setampan dia, apalagi kalian sering bersama ?"
"Dia itu sudah seperti oppaku sendiri tau"
"Kau Yakin??"
"Kau pikir apa huh?"
"Hahaha.."
"Pali ke kelas sebentar lagi Yoo seonsangnim masuk"
"Kaja"

Kyuhyun POV

Akhirnya test yg di berikan Im seonsangmin selesai juga, memang tidak semuanya bisa aku jawab dengan benar, tapi setidaknya aku sudah mencoba menjawab semua pertanyaannya, untuk hasilnya aku serahkan pada Tuhan, semoga ada keajaiban sehingga aku dapat A.
” Kyuhyun-ah, aku lapar, kita langsung ke kantin yaa” kata hyukjae
"Kau ini, badan kurus begitu tapi makanmu banyak”
” Dia kan harus memberi makan juga cacing2 di perutnya itu, makanya makannya banyak” donghae malah meledeknya
” Iyaa..jika semua makanan sudah habis,aku akan memakan mu ikan” jawab hyukjae
” Hahahhaa..kalian ini, kajja ke kantin, aku tidak mau cacing2 di perutmu semakin menjerit kelaparan ” kata ku pada hyukjae
” Aish..kyuhyun !!!”
Aku dan donghae lari sambil meninggalkan hyukjae dan mengejar kami
Bugh…Aaw..sepertinya aku menabrak seseorang di depanku, bagaimana tidak aku berlari sambil tertawa bersama donghae dan tidak melihat jalan dengan benar, wajar bila menabrak orang
“Aah..mianhanda” sambil melihat orang yang aku tabrak, namun tidak ada. Eoh ternyata dia tengah mengambil bukunya yang berjatuhan. Akupun ikut berjongkok untuk membantunya mengambil beberapa bukunya yang jatuh
“Mianhanda” kata ku lagi, sambil memberikan bukunya
“Yak..kau ini berjalan saja menabrak orang, bagaimana membawa kendaraan”Ucap seseorang, tapi bukan orang yang aku tabrak, sepertinya dia teman orang ini
” Apa kau tidak dengar, dia kan sudah meminta maaf pada teman mu itu huh?” Hyukjae menjawabnya agak kesal
“Sudah lah, dia sudah minta ma…af”
jawabnya tersendat saat melihat wajahku, yg dari tadi memang tertunduk. eoh..ternyata kang hana yang aku tabrak. Aish…
” Minanhaeyo kang hana-sshi, neo gwenchanna?”
” Eoh..kyuhyun sunbae, seharusnya kau hati-hati bila sedang berjalan, kalau kau jatuh dan terluka bagaimana” yang menjawab malah teman hana yang awalnya kesal namun mendadak menjadi sangat manis saat melihat yg menabrak hana adalah aku
“Nan gwenchanna sunbae”Jawab hana, namun dia tidak berani menatap mataku, entah karna kejadian semalam atau apa.
” Kau mengenalnya kyu?” Tanya donghae
” Iya..mereka adik kelas kita, sekelas dengan suyeon sepupuku itu”
” Eoh..begitu” jawab donghae dan hyukjae bersamaan
” Hana-sshi, bisa aku bicara sebentar dengan mu?”
"Eoh..ne sunbae ” jawab hana

Lalu aku membawanya menjauh dari hyukjae,donghae dan temannya
” Mianhae atas kejadian tadi malam, aku benar2 mabuk dan tidak begitu sadar apa yang aku lakukan”
” Sudahlah, jangan bahas masalah itu, anggap saja tidak pernah terjadi”
Aku kira dia akan marah dan tidak terima atas semuanya, tapi dia bisa berkata seperti itu dengan santainya, syukurlah, jadi aku tidak perlu terlalu panjang menjelaskan semua padanya.
” Ne, tapi aku benar2 minta maaf dan menyesal, karena semalam aku begitu mabuk”
” Ye, aku memaafkanmu sunbae”
” Gumawo hana-sshi”
” Ne"
” Terimakasih juga kau sudah mau mengantarkan ku, kalau tidak mungkin aku sudah di usir dan tidur di pinggir jalan semalam”
” Ne, cheonmanaeyo” jawabnya sambil tersenyum
"Oh iya..ini blazermu yang ketinggalan di apartemenku semalam” aku sambil mengambil blazernya dari tas ku
” Blazer ku?” Tanyanya aga terlihat bingung, heii..apa dia lupa kenapa blazernya bisa ada di apartemenku?
” Iya..apa harus aku ceritakan bagaimana blazermu bisa terlepas dan tertinggal di apartemenku semalam? “
” Aahh..sunbae, jangan bahas itu lagi” jawabnya malu sambil menundukan wajahnya
"Hehehehe…wajahmu lucu ketika malu”
“____”
“Dan satu lagi, ternyata kau manis juga hana-ya” godaku
"Sekali lagi kau bicara tentang itu aku benar2 pergi sekarang”
” Tapi memang kau manis hana” kataku sambil menunjukan senyum evil.
Eeh..dia benar-benar pergi meninggalkan ku, namun baru beberapa langkah dia menjauh, aku mengejarnya dan menarik tangannya sehingga membuat nya terhenti dan berbalik menghadapku
"Yaak..kau cepat marah ternyata, ne..ne.. Mianhae, aku tidak akan membahasnya lagi” kataku sambil tersenyum manis padanya, agar dia tidak marah lagi
"Awas kau bahas tentang itu lagi” jawabnya sambil mengerucutkan bibirnya
"Ne.. Yakseo"
"Geurae,,sekarang lepaskan tangan mu sunbae, orang2 mulai memperhatikan kita
”aah iya, aku masih memegang tangannya ternyata. Belum sempat aku melepaskan genggamanku di tangannya aku mendengar suara perempuan yang sangat tidak asing memanggil namaku
“Cho Kyuhyun”

Author POV

"Cho Kyuhyun" Seorang gadis memanggil kyuhyun, sontak yang punya nama dan yang tangannya sedang di genggam oleh kyuhyun pun (hana) menoleh ke arah sumber suara tersebut
“Omo..” Kata hana sambil melepaskan genggaman kyuhyun di tangannya
"Song Hyesun" kyuhyun yang kaget melihat kekasih atau mantan kekasihnya sekarang ada di depannya.
Kyuhyun pun masih bingung atas status mereka, karena hyesun kemarin meminta untuk mengakhiri hubungan mereka, namun kyuhyun belum mau menerimanya
"Aku baru bicara seperti itu kemarin saja kau sudah menggandeng gadis lain ya” kata Hyesung sambil menghampiri kyuhyun dan hana
"Ani..ini tidak seperti yang kau pikirkan chagi, aku tidak ada apa-apa dengan dia” jawab kyuhyun

Kyuhyun memanggilnya chagi? Mendengar itu hati hana terasa sangat sesak

"Ne, sunbaenim, kami tidak ada apa-apa, jadi jangan salah paham”
” Terserah kalian saja” jawab hyesun sambil pergi meninggalkan hana dan kyuhyun
” Hyesun-ah, dengarkan aku dulu” kyuhyun mencoba menahan hyesun, namun hyesun tetap pergi meninggalkannya. Kyuhyun pun mengejar hyesun
"Hyesun-ah, tunggu" Sambil sedikit berlari ke arah hyesun dengan wajah yang begitu cemas dan meninggalkan hana begitu saja

Hana POV

Mendengar kyuhyun mengucapkan kata “chagi” pada orang lain membuat hatiku begitu sesak, serasa tidak bisa bernafas. Namun mau bagaimanapun memang song hyesun adalah kekasihnya yang wajar sekali dia panggil chagi. Dan sekarang dia mengejar gadisnya yang pergi meninggalkan tempat ini. Nampaknya dia begitu cemas saat melihat hyesun begitu marah, dan bicara bahwa tidak terjadi apa2 dengan ku.
"Bukan kah memang terjadi apa2 antara kita kyu?" Gumamku dalam hati sambil menahan tangis dan tersenyum pahit.
Memang bila di bandingkan dengan song hyesun aku tidak ada apa2nya, bagaimana tidak, hyesun seorang model tentunya dengan tubuh proporsional dan wajah yang cantik belum lagi pakain dan aksesoris yg dia gunakan, semakin membuatnya semakin cantik.Tapi bukannya aku tidak cantik, hanya saja tubuhku tak setinggi hyesun, baju yang aku gunakan tak semahal yg dia gunakan, kalau wajah? Bukankan seorang gadis lebih terlihat imut dengan pipi chuby nya? Hehehe.. Sudahlah, ini memang sudah menjadi nasibku, mau tidak mau aku terima.

Kyuhyun POV

Hyesun meninggalkan ku dan hanna, aku langsung mengejarnya untuk menjelaskan bahwa aku tidak ada apa2 dengan gadis itu.
“Hyesun-ah,tunggu sebentar” ya..aku menarik tangannya, sehingga dia berhenti
“Lepaskan tangan mu kyu” jawabnya dengan wajah yang kesal“Aku tidak akan melepaskannya sebelum kau mendengar penjelasanku”
“Untuk apa penjalasanmu? Bukankah memang kita sudah berpisah?”
Apa dia serius ingin benar2 berpisah denganku? Aku terdiam sesaat, seakan sakit yg aku rasakan waktu mendengar kata2 berpisah meluncur dari bibir mungilnya
“Apa kau benar2 ingin kita berpisah?”
“Aku menganggap memang kita sudah berpisah”
“Lalu kenapa kau tidak suka melihatku dengan hana?”
” Percaya diri sekali kau tuan Cho, siapa bilang aku tidak suka melihatmu dengan gadis itu?”
” Itu sangat terlihat jelas hyesun-ah, aku tahu kau tidak rela melihatku bersamanya kan? 2 tahun cukup membuatku mengenalmu”
Hyesun tersenyum sinis padaku
“Apa kau rela bila aku berkencan dengan gadis lain?”
” Mengapa aku tidak rela, aku sudah melepasmu kyu, dan kita sudah berpisah !! ” Hyesun menekankan kata2 berpisah pada kyuhyun.
” Baiklah, kita lihat saja”
” Lepaskan tanganku" Aku melepaskan tangannya dan dia pun pergi meninggalkan ku.Terbesit sebuah ide di otak ku, dan aku yakin ini bisa membuatnya mengakui bahwa di sebenarnya masih sangat menginginkan ku.

Kyuhyun POV End

Beberapa hari kemudian

Heechul POV

Hari ini akhirnya aku bisa rehat sejenak dari kepenatan urusan kantor, aku bangun agak siang dari biasanya, karena itu tidak bisa aku lakukan di hari kerja, enak sekali bisa tidur puas. Setelah sarapan aku menonton tv, maen game dan browsing di internet namun nampaknya ini membosankan. Apa lagi yang harus aku lakukan? Tidak mungkin tidur lagi, aahh..hana sedang apa ya? Sepertinya ketempatnya atau berjalan2 bersamanya akan menyenangkan, sudah lama juga aku tidak bertemu dengannya, apa 4 hari tidak bertemu itu lama? Tapi itu sangat lama untuk ku, aku sangat merindukannya, apa lagi senyumannya dan pipi chubynya yang menggemaskan. Aku telepon saja dia, langsung aku menekan no 1, no 1 memang sudah menjadi panggilan cepat ke no nya sejak beberapa lama.

“Yeoboseyo “
“Yeoboseyo oppa”
“Sedang apa kau?”
” Aku sedang di bis oppa, ada apa?”
” Ani.. Tadinya aku mau ke tempatmu, kau mau pergi kemana? Dengan siapa?”
” Eoh..aku mau ke mall, sendirian saja. Ada perlu apa ke tempatku oppa?”
“Apa harus ada perlu untuk ke tempatmu? Aku hanya bosan, libur seperti ini di rumah sendirian. Bagaimana kalau aku ikut kau ke mall? Ya..ya..ya..”
Sepertinya mengantarnya ke mall akan seru juga
“Hmmm.. Boleh saja, jika kau mau. Tapi kau harus mentraktir ku hari ini ya?”
” Baiklah, kau mau makan apa hari ini? Akan aku belikan asal kau menghabiskannya”
“Asiiiikk…ya sudah sampai bertemu di mall yaa”
” Ne..tunggu aku yaa”
Aku menutup sambungan telepon ku dan mengganti baju lalu menuju mall untuk bertemu dengan gadis kecilku
Sebelum sampai di mall, aku mengirim sms padanya untuk menanyakan dia sedang di toko apa.

To : Kang hana
Kau dimana? Aku sudah mau sampai di mall

Tidak lama dia membalas
From : Kang hana
Aku di toko sepatu X, kau ke sini saja

Aku pun menuju toko sepatu yang dia maksud, sesampainya di toko tersebut aku melihatnya cemberut dengan bibirnya yg mengerucut, setelah mencoba sebuah sepatu. Aku pun menghampirinya
” Heii nona, kenapa wajah mu jelek sekali hari ini huh?”Aku tahu ini akan tambah membuatnya kesal, lalu dia membalikan badannya ke arahku
“Hyaa oppa, jangan tambah membuatku sebal” ucapnya masih dengan wajah kesal dan bibirnya yg terlihat maju beberapa centi, semakin manis bila dia sedang kesal begitu menurutku..hehehe
“Sebal kenapa nona kang?”
“Sebal karena, sepatu di toko ini tidak ada yang cocok denganku, aku suka modelnya nomornya tidak ada, aku suka modelnya warnanya tidak pas uuuh “
“Eoh..begitu, kenapa tidak ke toko lain saja? Mungkin ada yang pas”
“Tapi aku mau yang ini oppaaa”
“Katamu nomornya tidak ada yang pas untuk kakimu”
lihatlah, gadis ini begitu keras kepala, jika dia menyukai sesuatu dia akan benar2 berusaha untuk mendapatkannya, begitu juga bila dia membenci sesuatu dia akan benar2 menghindarinya. Bahkan dia sendiri menyebut dirinya sebagai Miss Konsisten, karna sifatnya yang keukeuh itu..hehehe ada2 saja gadis itu ^^.

“Lalu harus bagaimana kalau memang tidak ada nomornya?”
“Argh..sudah lah, kita pergi saja dari sini” jawabnya kesal
Kamipun keluar dari toko sepatu tersebut.

“Hana-ya..ayo kita cari model sepatu yang seperti tadi di toko lain”
” Tapi model itu hanya ada di toko yang tadi “
“Aahh..kalo begitu cari model lain yang lebih bagus”
” Ya, semoga saja aku menemukannya” jawabnya pasrah
” Tapi sekarang aku lapar, bagaimana kalau kita makan saja dulu?”
“Oke, kau mau makan apa hari ini?”
” Aku mau makanan yang paling mahal di sini”
“Hyaa..kau mau membuatku bangkrut huh?”
“Hehehehe..aku kan hanya minta di bayarkan makan,bukan meminta kau membeli restorannya,itu tidak akan membuatmu bangkrut oppa”
“Ya, baiklah, jadi kau mau makan apa?”
“Aku ingin makanan ala2 barat sepertinya,ayo ke lantai 4, disana banyak tempat makan yang enak”
” Kaja” sambil berjalan dan merangkulnya menuju lantai 4, sudah biasa aku merangkulnya seperti ini, mungkin dia mengganggap ku sudah seperti oppanya sendiri.

Kami pun sampai di sebuah restoran, dia ingin makan makanan western, aku menurut saja padanya. Kami memesan makanan sambil menunggu sampai makanan itu tersaji, kami berbincang dan sesekali tertawa dengan obrolan kami, senyum dan tawa ini yang sangat aku rindukan, senyuman manis seorang kang hana yang menyejukkan hatiku ini.
Saat kami mengobrol tiba2 ponselnya berbunyi, dia mengambilnya dari dalam tas selempangnya. Saat melihat nama di layar ponselnya, matanya membulat, sepertinya sangat kaget menerima telpon dari orang itu

“Omo…eottohke..eottohke?” Ucapnya kebingungan
” Telepon dari siapa? Apa dari rektor mu huh?”
“Bukaan Oppa..” Dia melihatku sekilas
” Lalu Siapa? Kenapa kau begitu kaget? Sudah cepat angkat”
“Ah,ne”
Dia memencet tombol dan menjawab telepon tersebut
“Yeoboseo”
“____”
“Aku sedang makan, ada apa sunbae?”
Itu pasti seniornya di kampus
“Eoh..besok aku tidak ada acara, memang kenapa?”
“_____”
“Mwo?? Apa kau serius? Jam berapa?”
“____”
“Ya, sepertinya aku bisa”
“___”
“baiklah, aku akan mengirimkan alamat rumahku”
“____”
“Eoh, ne..sampai bertemu juga”
“___”
“Annyeong”
Dia menutup teleponnya
” Oppa,coba kau cubit aku? Ini bukan mimpikan?”
” Hya..kang hana, biasanya kau akan marah bila aku mencubitmu”
” Cepat cubit aku, untuk membuktikan ini bukan mimpi”
“Kau ini kenapa sih? Siapa yang menelepon mu? Apa kau dapat lotre?”
Di malah menarik tanganku ke pipinya
” Jebal, cubit aku”Aku pun mencubit pipinya yang menggemaskan itu
” Aaww..sakit oppa !!”
” Hahahah..kau sendiri yang menyuruhku mencubitmu”
” Tapi jangan begitu keras mencubitnya” Aku memang mencubitnya gemas, kapan lagi dia mengijinkan ku mencubitnya.hahaha
“Apa mau aku cubit lagi?” Sambil mencoba mencubitnya, namun iya menjauhkan pipinya
“Andweee”
Aku hanya tertawa melihat tingkahnya. Dia memegang pipinya yang sakit setelah aku cubit
” Ini sakit, berarti aku tidak bermimpi..kyaaaaa…”
Kegirangan sekali dia, ada apa sih
“Hya..hya..kang hana, jangan seperti itu, orang2 dsini melihatmu, aku juga ikut malu nanti”
” Biarkan saja, aku sedang bahagia oppa”
“Bahagia kenapa sih ish?”” Kau tahu siapa yang meneleponku tadi?”
“Mana ku tahu”
“Itu kyuhyun,,kyuhyun sunbae. Dia mengajak ku jalan besok. Kyaaa..senang sekali aku, bisa pergi dengannya
”Eoh..ternyata kyuhyun yang meneleponya, pantas saja dia begitu senang. Aku tau setelah kejadian itu hubungan mereka lebih dekat, kyuhyun juga sangat menyesal akan perbuatannya, itu yang hana ceritakan pada ku.
“Eoh..jinjja? Dia mau mengajakmu kemana?”
” Aku tidak tahu, yang pasti dia akan menjemputku jam 4 sore, aku akan mengirimnya sms, alamat flatku” jawabnya dengan muka berbinar2 dan mulai mengetik sms di ponselnya
“Ehmmm..” Jawabku sambil tersenyum terpaksa sambil memakan makananku.

Bagaimana tidak terpaksa, apa dia tidak tahu kalau mendengarnya akan pergi dengan kyuhyun itu sangat menyakitkan untukku? Apa yang akan mereka lakukan bila jalan bersama, bagaimana kalau kyuhyun ternyata juga menyukainya? Argh..menyebalkan sekali, tapi setidaknya ada rasa senang juga melihatnya begitu gembira, walau hatiku begitu sakit.

“Oppa, sepertinya aku harus membeli baju baru”
“Bukannya kau sedang mencari sepatu?”
“Tidak jadi, aku harus cari baju baru untuk ku pakai besok pergi dengan kyuhyun

Mwo?? Untuk pergi dengan kyuhyun saja dia mau membeli baju baru? Beruntung sekali yaa cho kyuhyun yang bisa membuat kang hana begitu mencintainya, andai yang di cintai hana itu aku..

“Eoh..jadi tidak jadi beli sepatu nih?”
“Tidak..nanti kau bantu carikan baju yang cocok untuk ku yaa” ucapnya sambil memasang wajah aegyonya
“Iya bawel” balasku sambil mencubit hidungnya
“Tenang..aku tidak minta kau membayar baju yang ku beli”
“Kau minta pun, aku tak mau membayarkannya :p”
“Huuh..pelit”
“Sudah habiskan makanmu”
“Ne..”

Selesai makan aku menemaninya mencari baju, dia memilih beberapa baju untuk di cobanya. Aku di mintanya untuk menilai apa bajunya bagus atau tidak, aku hanya menuruti apa maunya. Dan sekarang dia sedang mencoba pakaian, aku menunggu di depan ruang ganti. Tidak lama dia keluar dengan menggunakan sebuah dress berwarna peach yang sangat pas melekat di tubuh mungilnya, dia terlihat begitu canti, aku pun terpesona. Tapi bagian atasnya agak terbuka dan panjangnya di atas lutut. Apa dia mau pergi dengan baju seperti ini?

“Ini bagaimana?”Tanya nya sambil berputar, sudah seperti model saja dia
” Apa kau bercanda?”
“Kenapa oppa?”
“Apa jadinya bila kau pakai dress ini?lihat bagian atasnya terbuka seperti itu, ini juga terlalu mini. Tidak..tiidak..jangan pakai baju ini” sambil mendorongnya masuk ke ruang ganti

Setelah mencoba beberapa baju, akhirnya dia memakai dress yang terlihat cocok di tubuhnya, dess dengan tinggi selutut bagian atas tertutup dan berlengan dengan warna coklat muda membuat dia semakin cantik..

“Nah…ini baru pas”
“Apa ini terlihat bagus untukku? “
” Iya..aku suka modelnya dan dress ini lebih tertutup cocok untukmu”
” Jadi aku beli yang ini saja yaa?”
” Aku rasa yang ini saja”
” Baik lah”

Setelah membayar dress tersebut kami langsung pulang, dan aku mengantar hyesun pulang ke flat nya. Setelah 30 menit perjalanan kamipun sampai.

“Gumawo sudah menemani ku dan mengantarku pulang, gumawo untuk traktiran makannya”
“Geurae..Mianhae, aku tidak mampir dulu, jungsoo menghubungi tadi katanya dia ada perlu sebentar”
“eoh..gwenchana, selesaikan lah urusanmu oppa, hati2 di jalan yaa”
“Ne, annyeong”
“Annyeong”

Aku pun pergi menemui Jungsoo di cafe miliknya. Sesampainya disana aku menghampirinya yang sedang duduk di salah satu bangku sambil memainkan tangannya di atas laptop.


"eoh, kau sudah disini rupanya" ucap jungsoo yang menyadari keberadaanku di sini
"Ne, ada apa kau ingin bertemu ku?"
"Duduk dulu lah, kau mau minum apa?"
"Geurae, aku mau capucino saja" aku pun duduk di kursi dekatnya. Jungsoo memanggil karyawannya untuk membuatkanku segelas capucino.

"Kau tahu Tuan Choi jadi menginvestasikan dananya di perusahaan kita"
"Jinjja?"
"Ahh...perjuangan kita selama ini akhirnya membuahkan hasil" dia terlihat begitu bahagia
"Ne"
"Bahkan mereka mau menginvestasikan dana yang cukup besar"
"Baguslah"
"Yak kim heechul, apa kau tidak senang huh?"
"Tentu aku senang lah"
"Tapi wajahmu tidak menampakkan kau senang"
"Hmm.." Harusnya kan aku senang, apa karena hana akan pergi dengan kyuhyun mood ku jadi down begini?
"Kenapa? Apa kau ada masalah?"
"Apa yang kau rasakan bila Sora pergi kencan dengan pria lain?" Sora adalah kekasih jungsoo
"Mwo?? Kenapa jadi sora?"
"Sudah...jawab saja"
"Mungkin aku kecewa, namun aku juga akan introspeksi mengapa bisa dia pergi dengan pria lain"
"Introspeksi bagaimana?"
"Iya,, apa ada yang salah atau kurang padaku hingga dia begitu"
"Eoh..sepertinya aku tidak berbuat salah padanya"
"Memang kenapa?"
"Hana akan pergi kencan dengan pria lain besok, mengapa aku merasa tidak merelakannya yaa"
"Apa kau masih mencintainya?"
Jungsoo sangat tahu bahwa aku mencintai hana sejak lama, karena aku sering bercerita tenatangnya. Aku, jungsoo, sora dan hana sering menghabiskan waktu dengan pergi bersama.
"Iya"
"Kalau begitu kenapa kau tidak mengatakannya huh?"
"Aah...tidak mungkin"
"Lalu akan sampai kapan kau begini terus? Sementara kau menahan sakit melihatnya bersama pria lain, dia mana tau kalau kau mencintainya kalau kau tidak pernah mengatakannya?"
"Tapi bagaimana jika dia menolakku karna menganggapku seperti kakaknya sendiri bukan sebagai seorang pria?"
"Dari mana kau tau kalau kau tidak mengatakannya"
"Tapi...aah sudah lah jangan bahas itu lagi"
"Kau ini memang aneh, cinta tapi tidak mau mengataknnya"

Heechul POV end


Keesokan Harinya

Author POV

pkl 3.30, setengah jam lagi kyuhyun akan datang menjemput hana, mungkin karena terlalu semangat hana sudah menyiapkan diri dari tadi siang, dan sekarang dia sudah siap. Sambil menunggu kyuhyun datang menjemputnya, hana berdiri di depan cermin sambil melihat apa kah dia sudah terlihat cantik, dengan make up tipis yang memperlihatkan kulit putih mulusnya dan rambutnya yang tergerai, hana terlihat begitu cantik .

From : Kyuhyun Sunbae
“Hana, aku di jalan menuju tempatmu, apa kau sudah siap?”

Tak lama hana membalas sms kyuhyun

to : Kyuhyun Sunbae
” Ne sunbae, aku sudah bersiap”

Hana semakin nervous karena semakin dekat waktunya untuk bertemu kyuhyun.
“Apa ada yang kurang yaa?” Hana masih bercermin dan merapihkan dres, rambut dan memeriksa make upnya, setelah itu dia menyiapkan tasnya .

Ting..Nong..

Suara bel flat hana berbunyi..

“Eoh…Kyuhyun datang” hana langsung mengambil tasnya dan membukakan pintu

Setelah pintu terbuka muncul sosok namja yang terlihat begitu tampan dengan kaus bergaris di balut jas santai dan jeans yang membuatnya semakin terlihat santai namun rapi sehingga membuat hana bergitu tersepona.
Ternyata bukan hanya hana yang terpesona, Kyuhyun pun nampak terkejut dengan penampilan hana yang terlihat beda dari biasanya yang hanya menggunakan celana jeans dan kaus atau kemeja santai ketika ke kampus. Namun hari ini hana menggunakan dress selutut dengan make up tipis yang membuatnya terlihat begitu cantik.
Mereka malah saling menatap satu sama lain, dari ujung kaki sampai ujung rambut dan terdiam sejenak.

“Annyeong kyuhyun sunbae” akhirnya hana memecah keheningan
” Annyeong hana-ya. Aah kenapa kau masih memanggilku dengan embel2 sunbae, itu terdengar begitu kaku, panggil saja aku oppa, ne ?”
“Eoh ne, oppa”
” Seperti itu kan terdengar lebih santai. Apa kau sudah siap untuk pergi sekarang?”
” Ne, sepertinya aku sudah siap”
” Kaja”
Hana pun keluar dar flatnya, sebelum pergi dia mengunci pintu membuat kyuhyun menunggu di belakangnya
“Kita mau kemana oppa?”
” Ke pesta ulang tahun teman ku, kau tidak keberatankan?”
“Bukan begitu, apakah hyesun sunbae tahu kau pergi dengan ku?”
“Aku sudah tidak berhubungan dengannya, kau tidak usah khawatir”
“Jinjja? kau berpisah dengannya? tanya hana yang kaget juga bahagia dengan berakhirnya hubungan kyuhyun
“Sudahlah jangan bahas itu”
“mianhae”
” Gwenchana ”

Mereka pun turun menuju parkiran

“Hana-ya” Kyuhyun yang berjalan sebelah hana, memanggil hana agar dapat melihat ke arahnya
” Ne, oppa?” hana pun menatap ke arah kyuhyun
” Kau, nampak cantik hari ini” Ucap kyuhyun pada hana dengan senyumannya yang manis
“Eoh..gumawo” Jawab hana yang agak kaget karena, tidak menyangkan kyuhyun akan mengucapkan itu
Terlihat hana menundukkan kepalanya untuk menyembunyikan wajahnya yang sudah memerah karena tersipu malu.

Di perjalanan mereka berbicara tentang kegiatan di kampus, hingga tidak terasa mereka sudah sampai ke tempat yang di tuju

” Kaja, kita sudah sampai” kyuhyun memberi tahu hana, bahwa di sini lah tempat pesta ulanng tahun temannya itu. ” Sepertinya sudah banyak tamu yang hadir, ayo kita turun”
“Ne”
Saat keluar dari mobil, kyuhyun terlihat menelepon seseorang.
” Neo eodiga?”
“Eoh ne, aku di parkiran, bersaama kang hana”

Kyuhyun menelepon sambil tiba2 menggandeng tangan hana, yang sebelumnya berjalan di belakang kyuhyun. Sontak hana kaget dengan sikap kyuhyun,

” Jangan berjalan di balik tubuhku seperti itu” ucap kyuhyun pada hana, sambil masih menelepon sesorang dan menarik hana agar sejajar dengannya
“Ne, mianhe”

Setelah menutup telepon, mereka memasuki tempat pesta tersebut. terlihat begitu banyak orang yang hadir di sana. Tidak lama muncul eunhyuk dan donghae yang menghampiri kyuhyun dan hana

“Hei..ternyata kau bersama hana kyu, eoh Annyeong hana, kau begitu cantik hari ini” kata donghae
” Annyeong, gamsahamnida” jawab hana
“Hya ikan.. Jangan merayu dia” Kata kyuhyun
” Donghae bukan merayu kyu, tapi memuji hana yang memang terlihat sangat cantik hari ini” tambah hyukjae
” Kau lagi hyukjae, mau ikut-ikutan merayu hana huh?” kata kyuhyun dengan mata melotot, sehingga membuat mereka ngeri
” Oke…kami tidak akan mengganggu tuan putri hana hari ini” ledek hyukjae dengan senyum yang memamerkan gusinya
” Lebih baik kita pergi sebelum evil ini semakin ganas” Kata donghae yang menarik hyukjae agar menjauh dari kyuhyun dan hana
” Pergi yang jauh kalian ” kata kyuhyun pada sepasang sahabat itu
Hana hanya tersenyum melihat tingkah mereka
” Jangan dengarkan orang2 aneh itu hana-ya”
“aah.. ne oppa”

Setelah itu nampak beberapa orang menghampiri kyuhyun, hana hanya membuntuti kyuhyun dari belakang, karena tidak ada satu orang pun yang dia kenal selain kyuhyun, eunhyuk dan donghae. Sementara kyuhyun nampak asik mengobrol dengan teman-temannya. Tidak lama mereka pergi meninggalkan kyuhyun dan hana.

” Mianhe, aku mengacuhkan mu”
“Gwenchana oppa “
” Kau mau minum apa? biar aku ambilkan”
” Apa saja, asal tidak beralkohol”
” Baiklah, tunggu sebentar ne”

Kyuhyun pun menuju meja yang menyediakan berbagai minuman, sementara hana menunggu sambil melihat orang di sekelilingnya.

“Omo..bukan kah itu song hyesun? aish…bagaimana ini, walau pun mereka sudah berpisah tapi aku merasa tidak nyaman dengan ini” Gumam hana dalam hati
Nampaknya hyesun melihat hana, dan menghampirinya. Hana terlihat bingung, rasanya ingin lari tapi sudah tidak sempat, karena hyesun berada tidak jauh dari hana, jadi hanya butuh beberapa detik untuk mereka saling berhadapan.

” Kau, bukankah gadis yang bersama kyuhyun di kampus waktu itu?” tanya hyesun pada hana


-To Be Countine-

Mungkin masih ada typo jadi saya mohon maaf..hehehe ^^
Semoga terhibur

Tidak ada komentar:

Posting Komentar